kayu pun akan jadi ranting bila tak memiliki daun dan akar
maka.. sahabatlah yg menjadi daun dan akar aku
untuk aku berteduh dan menopang semua yg ada pda diri aku
jadilah sahabat yg bisa di bawa menangis
*saat sdih dia pun sdih*
jangan menjadi sahabat yang bisa di bawa tertawa
*saat jaya dia ada. saat sedih diapun menghilang*
persahabatan itu bagaikan pulpen dengan tutupnya yang selalu
bersama-sama tatkala tutupnya hilang kita bingung kemana kita akan
mencarinya. begitu juga dengan persahabatan. persahabatan adalah
kehidupan kedua bagiku.
sahabat itu ada rasa senang dan duka tpi sahabat yg kta sayang harus
kta jga..sahabat melebihi sayang ke saudara..sahabat jga seperti saudara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar